SMP ISLAM PRESTASI : sekolah yang menggabungkan kurikulum nasional, sekolah alam, multiple intelligences dan pesantren














     Beberapa hari lalu saya bertemu dengan rekan seperjuangan ketika masa kuliah dulu. Kami mengobrol seputar sekolah dan pendidikan di Indonesia. Karena saat ini kita tak bisa mengelak bahwa kenakalan remaja makin beragam dan makin serius. Kalau dulu masalah remaja hanya identik dengan kecanduan narkoba, kini kecanduannya jadi banyak macamnya mulai dari kecanduan game online, bokep (video porno), dan media sosial yang justru membuat remaja zaman ini makin malas memikirkan masa depan apalagi PR mereka. Ditambah lagi acara di TV yang hanya berkutat hiburan joged, audisi artis dadakan dan FTV yang juga membuat budaya pacaran jadi lumrah bahkan bagi anak SD jaman ini.
     Jika orangtua di rumah tak sempat memberikan kontrol yang baik, maka satu-satunya harapan adalah sekolah. Tapi sangat disayangkan sekolah di negeri kita saat ini masih cenderung berkiblat pada "tradisi pendidikan" Indonesia yang masih menilai siswa "cerdas" dari nilai UN saja. Masyarakat pun juga masih meng-iya-kan bahwa sekolah yang bagus adalah yang nilai UN-nya paling tinggi.
      Padahal ironisnya saat kami mengobrol dan mencoba mengingat-ingat ke belakang, justru siswa yang dulu ketika di SD, SMP dan SMA nilainya selalu bagus dan ranking tak semuanya memiliki karir dan kehidupan yang cemerlang bersinar. Dan justru mereka yang tidak begitu menonjol saat di bangku sekolah kini banyak yang sukses di bidang yang ditekuni masing-masing. Dan percakapan kami pun diakhiri dengan pertanyaan, "LHA TUJUAN DARI PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH ITU UNTUK APA..??? APA FUNGSI SEKOLAH SEBENARNYA..??"
Kalo memang fungsi sekolah itu untuk mendidik perilaku dan menanamkan prinsi-prinsip ksatria, kenapa yang terjadi saat ini di masyarakat justru sebaliknya? Anak-anak jaman sekarang cenderung lebih bebas dalam bergaul, etika kurang sopan, dan etos kerja kurang terbentuk. Jika hanya mencetak siswa dengan nilai UN bagus tapi masa depannya tidak jelas (tak ada motivasi dan inspirasi) terus buat apa menghabiskan waktu di sekolah untuk hasil yang tak pasti???
      Nah, jika dikembalikan ke fungsi aslinya, seharusnya sekolah bisa menjadi tempat MENSTIMULUS KREATIVITAS ANAK, MENGINSPIRASI DENGAN CITA-CITA DAN HARAPAN UNTUK MASA DEPAN MEREKA, MENDIDIK DENGAN AKHLAK DAN KEBIASAAN YANG BAIK, MEMBUAT MEREKA MENJADI PRIBADI YANG GEMAR BEKERJA DAN MEMBAKTIKAN DIRI DI MASYARAKAT, NEGARA DAN AGAMANYA SERTA yang tak kalah penting MENDEKATKAN MEREKA DENGAN TUHANNYA.. Karena itu harusnya sekolah juga bisa meng-cover aspek IQ, EQ, AQ dan SQ secara keseluruhan, bukannya hanya mencerdaskan kognitifnya (IQ) saja apalagi membuat siswa bangga dan tergila-gila dengan itu semata tanpa membuka mata terhadap potensi yang sebenarnya mereka miliki.
      Melihat semua ini kita harusnya jeli memilih sekolah untuk anak, adik ataupun saudara kita. Sekolah yang baik tentu saja yang bisa mengajarkan budi pekerti luhur, mengajarkan etos kerja dan gemar membantu (berbakti), menginspirasi masa depan serta yang tak kalah penting mencerdaskan mereka.

      Dalam hal ini SMP Islam Prestasi Almubtadi-ien yang terletak di desa Karangmojo, di Daerah Istimewa Yogyakarta berusaha untuk bisa mengcover semua kebutuhan itu. Sekolah yang terletak di tengah indahnya keramahan interaksi dengan warga kampung, difasilitasi dengan lahan luas yang tak hanya untuk belajar kurikulum nasional saja tapi juga dengan berbagai macam keterampilan seperti berladang, budidaya jamur, beternak ikan, desain grafis, dan lain-lain, membuat sekolah ini menjadi tempat menempa anak menjadi pribadi yang bisa diandalkan dan dicetak menjadi pemimpin di masa depan nanti.
      Kegiatan yang beragam mulai dari penggunaan bahasa Inggris tiap hari di "English Area", pemberian berbagai macam keterampilan nyata seperti membuat bermacam-macam kerajinan, budidaya jamur tiram, memasak kreatif, mengadakan fieldtrip ke museum dan pabrik, mendatangkan guru tamu oarang-orang yang sukses di berbagai bidang serta membiasakan siswa dengan amalan harian seperti Sholat wajib berjamaah, sholat dhuha, tadarus dan mengahafal Alqur-an. Semuanya menjadi kegiatan rutin yang akan mencetak pribadi pemimpin masa depan namun dikemas dengan cara yang asyik dan seru.

Mari cerdas dalam memilih sekolah.


cp. Pak Didik : 08564-361-2087
      Pak Sobi   : 08564-875-8763

0 comments: